3 July 2022

Foto:PKP/Let

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM,MH menghadiri acara Halalbihalal Idul Fitri 1443 Hijriah dan Paskah Bersama Ikatan Keluarga Lamaholot Kupang. Acara digelar di Taman Budaya Gerson Poyk Kupang, Sabtu (11/6). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Julia Nomleni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT, Ganef Wurgiyanto, para Anggota DPRD Provinsi NTT asal Lamaholot; Gabriel Beribina, Victor Mado Watun, Alex Ofong, Kapolres Kota Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto, SH, S.IK, MH, perwakilan sesepuh dari 5 Watan Lamaholot; Watan Flores Timur, Watan Adonara, Watan Lembata, Watan Solor dan Watan Alor Pantar, serta para tokoh asal Lamaholot seperti mantan Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing, mantan Wakil Wali Kota Kupang, Drs. Daniel Hurek, istri dari mantan Gubernur NTT, Alm. Frans Lebu Raya, Ny. Lusia Adinda Lebu Raya serta tokoh-tokoh Lamaholot lainnya.

Wali Kota dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Keluarga Lamaholot Kupang yang telah menggagas acara halalbihalal dan Paskah bersama ini. Menurutnya dengan kegiatan ini keluarga Lamaholot telah turut membuktikan Kota Kupang sebagai kota toleran dan layak mendapatkan penghargaan sebagai salah satu kota tertoleran di Indonesia.

Mantan anggota DPR RI itu mengakui halalbihalal telah menjadi ciri khas masyarakat Kota Kupang, yang menjadi momentum untuk mewujudkan persatuan di antara perbedaan. Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Kupang Wali Kota menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Lamaholot yang telah mempertahankan identitas kerukunannya sebagai kebanggaan bersama.

Ketua Ikatan Keluarga Lamaholot Kupang, Dr. Jhon Kotan menyampaikan sejak lama komunitas Lamaholot sesungguhnya tidak dapat terpisah dari umat Muslim dan Nasrani. Melalui kegiatan ini mereka ingin menjadikan perayaan Paskah dan Idul Fitri sebagai momentum untuk orang Lamaholot menjadi manusia baru yang hidup lebih baik dari sebelumnya. Perayaan ini diharapkan menjadi spirit bagi orang Lamaholot untuk kembali ke persaudaraan yang lebih baik.Ketua Panitia kegiatan Halalbihalal dan Paskah Bersama Ikatan Keluarga Lamaholot Kupang, Donatus Ara Kian, menambahkan sebelum perayaan puncak panitia juga sudah menyelenggarakan seminar dengan tema jejak sejarah Lamaholot. Seminar yang menghadirkan nara sumber tokoh-tokoh besar Lamaholot itu bertujuan untuk memperkenalkan tentang sejarah, tradisi dan budaya Lamaholot kepada kaum muda. Pada kesempatan yang sama Donatus juga menyampaikan terima kasih kepada anak muda Lamaholot yang telah berpartisipasi aktif mendukung mereka menyukseskan acara tersebut.

Acara yang dibuka dengan penyampaian dakwah singkat oleh ulama Muslim dan Pesan Paskah oleh Pastor rohaniwan Katolik itu menampilkan sejumlah tarian, lagu dan atraksi budaya khas Lamaholot. Para tamu undangan yang hadir juga disuguhkan makanan dan minuman khas Lamaholot sebagai jamuan makan malam.*PKP/ans_nt*

Leave a Reply

Your email address will not be published.