2 July 2022

Foto:PKP/ddy_eh_nys

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM., MH., memimpin langsung perayaan puncak Hari Pendidikan Nasional tingkat Kota Kupang. Perayaan berlangsung di SMP N 6 Kota Kupang, Sabtu (14/5). Upacara tersebut dihadiri pula oleh anggota DPRD Kota Kupang, Alfred Djami Wila, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., sebagai pemimpin upacara, seluruh kepala sekolah SD/Mi, SMP/MTs se-Kota Kupang, Lurah Nunbaun Delha, para guru, komite sekolah, orang tua murid. Acara tersebut dimeriahkan oleh drum band, grup paduan suara, grup seni musik, sanggar parodi dan sanggar tari yang ada di SMP N 6 Kota Kupang, hadir juga komunitas bonsai.

Dalam upacara tersebut Wali Kota Kupang berkesempatan menyerahkan sejumlah piala, piagam dan penghargaaan bagi sejumlah pemerhati pendidikan, pegawai teladan dan siswa berprestasi pada setiap acara yang dilombakan. Usai membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim tentang Merdeka Belajar yang diterapkan dalam bentuk Kurikulum Merdeka, yang baru dilaksanakan selama tiga tahun dan telah diterapkan di 140.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia, Wali Kota juga menyampaikan beberapa pesan terkait pendidikan di Kota Kupang. Menurutnya pendidikan di Kota Kupang akan terus digenjot, bergerak maju mewujudkan merdeka belajar yang digaungkan Menteri Pendidikan, agar pendidikan di kota ini menjadi terdepan dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi anak-anak bangsa.

Wali Kota Kupang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran SMPN 6 Kota Kupang yang telah melaksanakan kegiatan puncak acara Hardiknas tahun 2022. SMPN 6 Kupang menurutnya merupakan representasi sekolah yang berjuang untuk mencapai semua kemajuan di kota ini.

Mantan anggota DPR RI dua periode juga memastikan bahwa semua kendala yang dialami semua guru dan tenaga kependidikan tentang jaminan kesejahteraan, termasuk persoalan TPP. Jeriko menjamin semuanya akan diselesaikan oleh Pemerintah Kota Kupang. “Permasalahan yang ada akan segera diselesaikan dan tidak ada pengurangan apapun dari TPP yang guru-guru dapatkan. Jika sebelumnya ada kesalahan dalam SK, maka SK tersebut akan dibatalkan,” tegasnya.

Wali Kota juga berjanji akan terus berjuang bagi semua guru-guru honor, baik yang sudah lulus PPPK maupun yang belum. Salah satunya adalah dengan memperjuangkan kesejahteraan mereka yang lebih baik lagi.

Kepala UPTD SMPN 6 Kota Kupang, Ariyandi Benigerius Mauko, S.Pd., M.Hum., mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Pendidikan Nasional tahun 2022. Baginya acara tersebut merupakan sebuah acara yang sangat bermartabat dalam dunia pendidikan. “Sekalipun sekolah ini ada di pinggiran kota, kami wajib mempersiapkan acara ini secara baik. Kepercayaan sebagai tuan rumah Hardiknas adalah kepercayaan yang langka, karena selama 43 tahun sekolah ini berdiri, perayaan Hardiknas tahun ini merupakan momentum perdana bagi SMP N 6 Kupang untuk mengelola sebuah kegiatan yang sangat besar,” ujarnya.

Beni juga menuturkan bahwa dalam menyongsong Hardiknas hingga puncak perayaan, SMP N 6 Kupang telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti bakti sosial sepanjang kawasan pantai Nunhila, ziarah dan tabur bunga ke makam para guru dan pengabdi terdahulu yang telah meninggal dunia.

Ditambahkannya panitia Hardiknas mengadakan dua kategori perlombaan, yakni lomba tik-tok edukasi untuk tingkat SD dan untuk SMP lomba reportase. Khusus lomba reportase ada berbagai apresiasi atas terlaksananya lomba tersebut. Menurutnya lomba reportase dilakukan karena materi di jenjang SMP khusus pada pelajaran Bahasa Indonesia ada topik teks laporan peristiwa dan itu sudah diajarkan oleh bapak/ibu guru.

Materi lomba yang diambil yakni dari spirit Wali Kota Kupang yaitu “Ayo Berubah” dengan mengambil bahan reportase dari destinasi-destinasi yang telah dibangun dimasa kepemimpinan Dr. Jefri Riwu Kore dan dr. Hermanus Man. Reportase dilaporkan dalam bentuk video-video yang tersebar secara massif dan viral di media-media sosial, bahkan Wali Kota Kupang sendiri sering memosting video karya peserta lomba.

Pada kesempatan yang sama Pemerintah Kota Kupang juga memberikan penghargaan bagi generasi pendidikan yaitu bagi mereka yang telah memberi sumbangan pemikiran untuk pembangunan pendidikan di Kota Kupang lewat lomba penulisan karya ilmiah siswa tingkat SD dan SMP se-Kota Kupang. Adapun hadiah yang di peroleh untuk oleh para juara lomba dan pemerhati pendidikan berupa uang, tas, buku serta sertifikat.

Pada perayaan Hardiknas tahun ini, Pemerintah Kota Kupang juga memberikan penghargaan kepada pemerhati pendidikan, yakni dua orang guru SD Swasta yang menghibahkan tanahnya untuk membangun sekolah. Dinas Pendidikan Kota Kupang juga memberikan penghargaan kepada seorang pemulung yang mendedikasikan hasil memulung untuk membangun sekolah, pemulung tersebut atas nama Yoseph Blikololong.

Dinas Pendidikan Kota Kupang juga menyerahkan penghargaan bagi guru yang menjuarai lomba karya ilmiah dengan metode PTK, juga menyerahkan penghargaan pengabdian kepada PTT Teladan atas nama Nelson Rodjo Wadu. *PKP/sny_nt*

Leave a Reply

Your email address will not be published.