1 July 2022

Foto:PKP/rdp

Empat kelurahan wisata di Kota Kupang menjadi sasaran program Siap Siaga, bantuan pemerintah Australia. Empat kelurahan dimaksud antara lain Kelurahan LLBK, Kelurahan Kelapa Lima, Kelurahan Oesapa Barat dan Kelurahan Lasiana. Informasi tersebut disampaikan Direktur Yayasan Pengembangan Inisiatif dan Advokasi Rakyat (PIAR) NTT, Ir. Sarah Lery Mboeik, saat menemui Wakil Wali Kota (Wawali) Kupang, dr. Hermanus Man, di ruang kerja Wawali, Senin (7/3). Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Pendiri PIAR NTT, Ana Djukana dan aktivis PIAR, Zevan Aome.

Dalam pertemuan tersebut Sarah menjelaskan, Program SIAP SIAGA yang merupakan Kemitraan Australia dengan Indonesia itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat dan pemulihan dari bencana di Indonesia, serta memperkuat kerja sama Australia dan Indonesia di bidang kemanusiaan di kawasan Indo-Pasifik.

Program yang didanai oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) dan dikelola oleh Palladium International Pty Ltd itu bekerja sama dengan BNPB, Kementerian Bappenas, Kemendagri, Kemensos, Kemlu, pemerintah provinsi/kabupaten/kota, serta masyarakat sipil Indonesia.

Mantan Anggota DPD RI itu menambahkan, untuk wilayah NTT, program ini mengusung tema Penanggulangan Dampak Covid-19 Melalui Revitalisasi Desa/Kelurahan Wisata Inklusi di Propinsi NTT, khususnya di Kota Kupang, Kabupaten Rote-Ndao, Kabupaten Kupang dan Sumba Timur. PIAR-NTT adalah salah satu mitra lokal dari Swara Parangpuan untuk 8 kelurahan dan desa di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Rote Ndao.

Program ini akan dilaksanakan selama 9 bulan sejak Februari 2022 hingga Oktober 2022. Penanggulangan dampak covid-19 melalui revitalisasi desa/kelurahan wisata inklusi di Propinsi NTT ini ditandai dengan peningkatan partisipasi masyarakat, tokoh adat, pemerintah desa, UMKM, aktor pariwisata lokal di 4 kelurahan wisata dalam penanganan dan pencegahan Covid19 serta meningkatnya pendapatan kelompok UMKM, pengelola wisata dan masyarakat di sekitarnya.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menyambut baik pelaksanaan program Siapa Siaga tersebut. Menurutnya program ini sejalan dengan upaya Pemkot Kupang selama ini dalam upaya penanganan covid 19 serta pemulihan ekonomi selama pandemi covid 19. Wawali juga memastikan akan mendorong para camat, perangkat daerah terkait dan lurah serta mitra lainnya untuk berpartisipasi aktif bersama PIAR baik dalam kegiatan sosialisasi, pelatihan di tingkat kelurahan.

Wawali juga berpesan kepada PIAR sebagai mitra dalam program ini untuk melibatkan lima unsur dalam pentaheliks demi mensukseskan program ini. “Selain pemerintah, para pelaku usaha, akademisi, komunitas atau organisasi sosial kemasyarakatan serta media juga perlu diikutsertakan,” pungkasnya. *PKP/ans_nt*

Leave a Reply

Your email address will not be published.