28 June 2022

Foto:PKP/nys

Foto:PKP/nys

Bertempat di Aula Asrama Pemda Alor Penfui, Jumat 28/01, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, S.E., M.Si. menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Cahaya Insan Mutiara Indonesia (CITRA) Kota Kupang sekaligus membuka Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Oikumene.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Ketua Pembina Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (API) NTT, Pdt. Paula Naramessakh, S.Th, MA., Ketua Pendiri dan Pembina Nasional Cahaya Insan Mutiara Indonesia Drs. Bram Soei Ndoen, M.A., M.Pd., mewakili Penggerak Pemuda Kristen NTT, Pdt. Ayub Fallo, M.Pd., para pengurus dan jemaat serta umat Kristen Kota Kupang peserta Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Oikumene.

Dalam sambutan Sekda mengatakan Pemerintah Kota Kupang menyambut baik terbentuknya dewan pengurus Cahaya Insan Mutiara (CITRA) Kupang, organisasi gerakan sosial kerohanian yang menjangkau kaum muda. Lebih lanjut dirinya berharap bahwa organisasi kepemudaan hendaknya mampu melahirkan calon pemimpin masa depan di Kota Kupang, khususnya kepada para pemuda yang tergabung dalam CITRA yang berlandaskan pada pelayanan sesuai ajaran Firman Tuhan.

Sekda mengatakan dalam perjalanan tentu akan menghadapi tantangan, sehingga para pemuda diharapkan bermental baja, ditambah dengan memperbanyak ibadah dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan kerohanian serta positif para pemuda semakin memperkuat mental dan spiritual pemuda dalam menghadapi segala tantangan. “Kalau jalannya mulus-mulus saja, maka yang muncul itu kesombongan. Tapi, ketika menghadapi tantangan hidup, maka disitulah TUHAN semakin diandalkan,” ucap Sekda

Sekda selanjutnya memaparkan bahwa program kerja Pemerintah Kota Kupang setiap tahun menjadikan pemberdayaan pemuda sebagai salah satu prioritas yang mendapat perhatian khusus. Ditengah pandemi Covid-19 beberapa tahun terakhir Pemerintah Kota Kupang melaksanakan pelatihan bagi pemuda baik yang sudah menjalankan usaha maupun yang baru mau memulai usahanya. Dengan pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan para pemuda di Kota Kupang dapat mengembangkan usahanya dan turut berperan dalam pertumbuhan ekonomi Kota Kupang dengan memanfaatkan teknologi informasi dan inovasi sesuai tuntutan zaman, “Saat ini kita mau buat apa-apa tinggal angkat HP, buka, tekan dan sonde lama su muncul di depan dan transaksi,” papar Sekda.

Sebagai contoh, menurut Sekda, untuk mempersiapkan pemuda dalam menghadapi era digital, saat ini Pemerintah Kota Kupang banyak membuka pelatihan start up bagi kelompok usaha kecil dan menengah untuk memanfaatkan platform digital dalam usahanya. Hal tersebut juga salah satu upaya mewujudkan misi Kota Kupang yaitu Kupang Smart City.

Sekda juga memberikan apresiasi kepada organisasi CITRA Kupang karena selalu mengutamakan nilai-nilai religius dalam kegiatan-kegiatannya. “Pemerintah mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan hari ini, dimana memadukan momentum pelantikan dewan pengurus CITRA dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Karakter dan citra pemuda Kristen dibentuk untuk senantiasa memuliakan dan mendahulukan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan,” ucap Sekda.

Mengakhiri sambutannya, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy Priestly Funay, SE. M.Si mengucapkan proficiat kepada dewan pengurus CITRA Kupang yang terpilih dan dilantik, besar harapan kami organisasi ini menjalin kerjasama yang baik dengan semua pihak dan selalu mendukung program-program Pemerintah Kota Kupang.

Sekda juga menyampaikan salam hangat dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang sebelum akhirnya membuka Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) secara resmi.

Ketua Pembina Daerah Asosiasi Pendeta Indonesia (API) NTT, Pdt. Paula Naramessakh, S.Th, MA dalam sambutannya mengatakan CITRA sebagai salah satu pergerakan anak muda Kota Kupang harus bertindak sebagai contoh bagi para pemuda dan masyarakat. Selanjutnya ia menyampaikan selamat kepada dewan pengurus CITRA dalam berjuang agar selalu berjalan sesuai Firman TUHAN dan menjadi saksi TUHAN dimana pun berada

Cahaya Insan Mutiara (CITRA) Kupang sendiri sudah bergerak lebih kurang satu tahun, namun kepengurusannya baru terbentuk saat ini. Gerakan anak muda kristen ini beranggotakan para mahasiswa kristen, dimana selama setahun terakhir ini dilaksanakan salah satu kegiatan rutin prioritas disetiap minggu pada hari rabu dan diberi nama Gerakan Angkat Sampah (GAS). Cahaya Insan Mutiara sudah terbentuk di 22 kabupaten / kota di Provinsi NTT dan membangun kemitraan dengan pemerintah daerah.

Sambutan dari Ketua Pendiri dan Pembina Nasional Cahaya Insan Mutiara Indonesia, Drs. Bram Soei Ndoen, MA. M.Pd. mengatakan gerakan ini bukan hanya bergerak di bidang kerohanian anggotanya belaka namun juga melaksanakan berbagai kegiatan-kegiatan sosial.

Sedangkan mewakili penggerak pemuda Kristen NTT, Pdt. Ayub Fallo, M.Pd ketika memberikan sambutan, mengatakan generasi muda sepatutnya memiliki integritas dan berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungannya dengan bergerak sesuai panggilan masing-masing. “Jika kita berada pada tempat yang benar dengan bidang kita masing-masing, kita akan enjoy melaksanakan bagian kita sesuai dengan yang Tuhan kehendaki dari kita untuk berkarya bagi daerah, nusa dan bangsa. *PKP/nt_nys*

Leave a Reply

Your email address will not be published.