28 June 2022
foto:PKP/frd_let

Banyaknya sorotan dan kritik terkait sejumlah program pro rakyat yang sudah berjalan tidak menyurutkan semangat Pemerintah Kota Kupang untuk terus membantu warganya yang kurang mampu. Di bawah komando Wali Kota, Dr. Jefisrtson R. Riwu Kore, MM,MH, yang terjun langsung mendengarkan keluhan warga serta menyaksikan kesulitan mereka, program-program yang menyentuh langsung kebutuhan warga itu terus berjalan. Salah satunya adalah program bedah rumah.

Program Pemkot Kupang yang sudah berjalan sejak tahun 2020 itu beberapa waktu lalu sempat menjadi sorotan panitia khusus (pansus) DPRD Kota Kupang terkait LKPJ Keuangan Daerah TA 2020. Beberapa catatan disampaikan dalam laporan pansus yang dibacakan pada paripurna DPRD Kota Kupang belum lama ini. Meski demikian tidak sedikit pula ucapan terima kasih dan apresiasi yang disampaikan warga baik penerima bantuan bedah rumah dan kerabatnya, warga sekitar juga warga yang turut menyaksikan lewat media sosial. Bahkan, tak jarang pula tangis haru dan ucapan syukur diucapkan spontan oleh warga atas program pro rakyat yang satu ini.

Seperti yang dialami oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, saat menyerahkan kunci rumah milik Agustina Modok yang baru saja selesai dibedah Pemerintah Kota Kupang di kelurahan Nunbaun Dela, Kecamatan Alak, Selasa (22/6/2021). Wanita paruh baya ini tak kuasa menahan tangisnya ketika orang nomor satu di Kota Kupang ini menggemgam tangannya melihat isi rumah yang sudah berubah total, Oma Agustina terkejut karena tidak lagi melihat atap rumahnya yang sudah bocor dan berdinding bebak kini sudah dibangun dengan tembok permanen.

Oma Agustina yang sedang bergumul dengan kondisi anaknya yang menyandang disabilitas tak henti-hentinya menyeka air mata yang terus mengalir, mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah. Pada kesempatan yang sama dia juga meminta kepada Wali Kota Kupang untuk membantu anaknya dengan kursi roda.

“Beta doakan Bapak Wali Kota tetap kuat dan jangan pernah lelah melihat kami masyarakat kecil, melihat kehidupan para janda, anak yatim piatu dan orang miskin di Kota Kupang, Tuhan Yesus memberkati Bapak Jefri dalam setiap tugas dan pelayanan,” tutur Agustina.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini mengatakan bahwa pada tahun 2021 ini, Pemerintah Kota Kupang akan membedah 64 rumah warga yang tidak layak huni. Salah satunya adalah rumah milik Ibu Agustina Modok. Wali Kota berharap agar di tahun-tahun mendatang pemerintah dapat bersinergi dengan DPRD untuk lebih mendukung program bedah rumah ini.

Wali Kota juga berjanji akan segera memberikan bantuan kursi roda untuk anak dari Ibu Agustina yang menyandang disabilitas. Bahkan mantan anggota DPR RI dua periode ini langsung menelpon Kepala Dinas Sosial Kota Kupang untuk segera mengantar bantuan tersebut.

Selain rumah milik Agustina, Wali Kota Jeriko juga menyerahkan kunci rumah untuk Ibu Adolflina Bois di RT 31, Kampung Fatubena, Kelurahan Kolhua. Kampung kecil tersebut merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Desa Oeltua, Kabupaten Kupang. Wali Kota Kupang mengakui masih banyak masyarakat yang perlu dibantu di kampung tersebut. “Salah satu yang kami bantu hari ini adalah mama Adolfina Bois. Kami berusaha dalam masa kepemimpinan kami bisa semaksimal mungkin menolong mereka yang hidupnya kurang beruntung,” tuturnya.

Dua rumah lainnya yang diserahkan Wali Kota Kupang adalah rumah milik Ibu Marselina Balukh di Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja dan rumah milik Selvina Lona di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak. Rumah milik Oma Marselina adalah salah satu rumah beratap daun alang-alang dan berdinding bebak, rumah tersebut kondisinya sangat memprihatinkan sejak tahun 1979, sementara rumah ibu Selvina Lona hanya berdinding bebak.

Usai menyerahkan empat rumah, Wali Kota Kupang berkesempatan meninjau rumah milik Oktovianus Y. Ratukore di RT 02/RW 01 Kelurahan Fatufeto, Kecamatan Alak. Keluarga tersebut hidup di rumah yang sangat tidak layak huni. “Hari ini kami datang melihat untuk memastikan rumah tersebut untuk dibedah. Mohon doanya agar kami segera membedah rumah tersebut,” pungkas Jeriko. *PKP/nt_sny*

Leave a Reply

Your email address will not be published.