28 June 2022
foto:PKP/ddy

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH meninjau langsung progres pembangunan proyek bedah rumah di empat kelurahan, Jumat (4/6/2021). Lokasi pertama yang dikunjungi Wali Kota yang akrab disapa Jeriko ini adalah Rumah Marselina Balukh-Foenale, di Kelurahan Nunleu, Kecamatan Kota Raja.

Rumah milik Marselina adalah salah satu rumah beratap daun alang-alang dan berdinding bebak. Menurut wanita paruh bayah ini, rumah yang kondisinya sudah sejak tahun 1979 beratap daun dan berdinding bebak adalah rumah daun dari sekian banyak rumah yang berdiri kokoh di tengah kota, di belakang kawasan pertokoan Kuanino.

Menurut Wali Kota Jeriko, rumah tersebut merupakan salah satu yang diprioritaskan untuk dibangun, “Saat ini rumah Ibu Marselina sudah dalam proses pengerjaan, mohon doanya agar kita bisa membantu lebih banyak saudara kita yang hidupnya kurang beruntung. Kami minta dukungan kita semua untuk terus mendukung program bedah rumah ini,” tutur Jeriko.

Rombongan Wali Kota Kupang kemudian melanjutkan perjalanan untuk meninjau perkembangan rumah milik Febi Pello di Kelurahan Oebufu. Febi Pello adalah seorang anak yatim yang hidup bersama adiknya. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan, rumah berdinding bebak ini sementara dibedah dan hampir rampung. Dalam waktu dekat rumah itu akan segera ditempati kembali, karena setiap rumah yang dibedah Pemerintah Kota Kupang ditargetkan dikerjakan dalam kurun waktu 12 hari.

Setelah dari Kelurahan Oebufu, Wali Kota dan rombongan mengunjungi rumah milik Selvina Lona di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak. Selvi adalah seorang janda yang menghidupi kedua orang anaknya yang masih kecil. Lokasi terakhir yang dikunjungi Wali Kota Kupang adalah pembangunan rumah milik Agustina Veronika Modok di RT 25/ RW 12, Kelurahan Nunbaun Dela (NBD). Agustina adalah janda yang berjuang menghidupi salah satu anak laki-lakinya yang cacat dengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) program Kemensos. *PKP/nt_sny_ans*

Leave a Reply

Your email address will not be published.