3 July 2022

foto:jms

foto:jms

Pemerintah Kota Kupang senantiasa berupaya untuk melakukan kampanye penerapan protokol kesehatan pencegahan covid-19 di semua sektor. Seperti yang dilakukan Pemkot melalui Dinas Pariwisata Kota Kupang, menggelar bimbingan teknis bagi karyawan hotel dan restaurant selaku bagian dari pelaku pariwisata. Hal ini mengacu pada keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HKL.01.07/MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalan rangka pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 (Covid-19).

Kegiatan Bimtek dibuka oleh Waki Walikota Kupang, dr.Hermanus Man, Rabu (16/12) di Hotel Swiss-Belinn Kristal Kupang. Wakil Walikota didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally, SH.,M.Si serta turut hadir dalam pembukaan bimtek, Ketua PHRI Kota Kupang, Leonardus Arkian dan Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang, Ari Bandaso Tandilino selaku Narasumber dalam kegiatan Bimtek tersebut.

Wakil Walikota Kupang dalam sambutanya mengatakan regulasi yang diterbitkan Menteri Kesehatan pada Juni lalu mengatur protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum. Tempat-tempat tersebut merupakan salah satu lokus masyarakat beraktivitas yang akan mendukung keberlangsungan perekonomian, namun tempat-tempat itu juga  berpotensi menjadi lokus penyebaran Covid-19. Sehingga menurutnya diperlukan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan ditempat dan fasilitas umum tersebut untuk mencegah penularan virus Covid-19.

“Industri pariwisata di Kota Kupang harus bersiap diri untuk memberikan jaminan kebersihan, kesehatan, keselamatan dan kelestarian lingkungan yang tinggi terhadap produk dan pelayanan yang diberikan pada wisatawan,” tuturnya. Terlebih lagi menurut Wawali, Kota Kupang merupakan salah satu kota destinasi wisata sekaligus kota transit bagi para wisatawan yang hendak berkunjung ke lokasi lain di NTT.

“Untuk itu kita harus mempersiapkan diri dalam menyambut para wisatawan baik lokal  maupun manca negara sesuai dengan panduan protokol kesehatan yang berlaku,” ucapnya. Hal ini dikatakan Wawali sejalan dengan semangat yang disampaikan oleh Presiden kepada seluruh Kepala Daerah baik gubernur dan bupati/ walikota se-Indonesia  yaitu  pemulihan ekonomi harus tetap berjalan terus seiring dengan berjalannya  pemberentasan Covid. ” Itulah yang kemudian kita kenal dengan ’hidup berdamai dengan Covid-19’ dalam memulai  kebiasaan normal yang baru,” ujarnya.

Kepada peserta bimtek, Wakil Walikota menyampaikan  beberapa hal yang penting untuk dilakukan dalam dunia pariwisata khususnya di Kota Kupang. Pertama, dunia pariwisata kita harus benar-benar memperhatikan informasi serta himbauan dan instruksi pemerintah pusat dan daerah terkait dengan Covid-19. Kedua, adalah memastikan seluruh pekerja hotel memhami tentang pencegahan penularan covod-19.  Ketiga, pentingnya media informasi dilokasi-lokasi strategis untuk mengingatkan pengunjung agar selalu mengikuti ketentuan/ panduan kesehatan terkait dengan Covid.

“Sederhannya kita bicara protokol kesehatan itu hanya ada tiga yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” ujarnya. Selain itu, wawali juga mengingatkan agar tetap menjaga standar pelayanan bagi costumer, terus mempromosikan budaya sekaligus mempertahankan kearifan dan kesantunan. “Saya mengajak supaya kita siap  untuk menerima wisatawan serta siap menjalani protokol kesehatan. Saya percaya bahwa Kota Kupang bisa,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Yanuar Dally, SH.,M.Si menyampaikan bahwa sasaran yang akan dicapai dari kegiatan Bimtek ini adalah karyawan hotel dan restauran selaku bagian dari pelaku pariwisata. Sementara tujuannya adalah untuk mendapat memberikan pemahaman terkait penerapan terkait penerapan protokol kesehatan bagi seluruh karyawan hotel dan restauran dalam upaya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi tamu sesuai keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HKL.01.07/MENKES/382/2020.

Bimtek dijadwalkan berlangsung selama empat hari sejak Rabu hingga Sabtu, tanggal 16-19 Desember 2020, dan menghadirkan empat orang narasumber yaitu Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Kepala Dinas Kesehatan Kupang, Ketua PHRI Kota Kupang serta Ketua Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang,  dengan jumlah peserta Bimtek sebanyak 65 orang dan karyawan restaurant sebanyak 38 orang yang akan dibagi dalam dua gelombang peserta. *PKP/nt_jms*

Leave a Reply

Your email address will not be published.