2 July 2022

foto:eh

foto:eh

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar rapat Pembahasan Laporan Antara Penyusunan Perencanaan Teknis dan Manajemen Persampahan (PTMP) dan Detail Engineering Desain (DED) Optimalisasi TPA Kota Kupang berlangsung secara online melalui jaringan video teleconference dan offline di Hotel Neo Aston, Selasa (08/10).

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Herman Tobo, ST, M.Si, menyampaikan PT. Mitra Tri Sakti harus betul memahami kondisi tentang pengelolaan sampah di kota kupang, sehingga dapat dipakai oleh pemerintah kota kupang. Karena ada beberapa hal mendasar yang harus disiapkan dan disampaikan kepada pemerintah mengenai persoalan-persoalan pengelolaan persampahan di Kota Kupang,

Pokok persoalan kita adalah bagaimana nantinya persampahan dikelola oleh Pemerintah Kota Kupang, oleh siapa dan siapa yang bertanggungjawab. Karena proses yang terjadi di lokasi TPA sudah tidak sangat sesuai dengan aturan, oleh karena itu hasil kajian dari konsultan PT. Mitra Tri Sakti akan menghasilkan atau memberikan dua hal yaitu Manajemen Persampahan dan Bagaimana Mendesain TPA Alak supaya betul berfungsi sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

“Mari kita mendukung pemerintah kota kupang dengan menyiapkan TPA – TPA. Bukan hanya kita menyiapkan infrastruktur tetapi kita juga akan menyiapkan bagaimana pengelolaannya dan bila perlu kita memberikan pendamping pengelolaan, karena TPA saat ini tidak dapat digunakan secara dimaksimalkan,” ungkap Kepala Balai.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT dan pemerintah Provinsi NTT yang sudah membantu Kota Kupang salah satunya dalam menata persampahan.

Permasalahan sampah di kota kupang menjadi salah satu persoalan yang tidak pernah selesai. Ada beberapa catatan penting ini, Pertama: Pembangunan TPA Alak sangat strategis dan harus kita kerja yang lebih baik, Kedua: Dalam pengerjaan ada hal-hal yang dibutuhkan, dapat disampaikan kepada pemerintah baik itu data ataupun hal-hal teknis lainnya.

Rapat dihadiri langsung oleh Wali Kota Kupang, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah NTT, Kasatker Pelaksanaan Prasarana Pemukiman Wilayah I Provinsi NTT, JFT Penyehatan Lingkungan Pemukiman BPPW NTT, PPK Perencanaan Satker BPPW NTT, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Direktorat Utama PT. Mitra Tri Sakti, Team Leader dan tenaga ahli konsultan penyusunan PTMP dan DED Optimalisasi TPA Kota Kupang. *PKP/nt_eh*

Leave a Reply

Your email address will not be published.