2 July 2022

foto:jms

foto:jms

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH menerima kunjungan Badan Pemeriksaan Keungan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka Pemeriksaan Pendahuluan Kinerja atas Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan Tahun Anggaran (TA) 2020 hingga triwulan III pada Pemerintah Kota Kupang dan Instansi di Wilayah kerja Pemerintah Kota Kupang lainnya pagi, Selasa pagi (08/09) di Ruang Kerja Wali Kota.

Walikota Kupang didampingi Kadis Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes, Sekretaris Dinkes Kota Kupang Rudi Priyono, SKM, M.Kes dan Direktur Rumah Sakit (RS) S. K. Lerik Kota Kupang, dr. Marsiana Halek menerima rombongan BPK-RI Perwakilan NTT yang dipimpin langsung oleh Adi Sudibyo (selaku Penanggung jawab), Beben Adna Bokim (Wakil Penanggung Jawab), Mesdi (Pengendali Teknis) dan Irwan Indratomo (Selaku Ketua Tim) serta beberapa anggota tim pemeriksa lainnya antara lain Stefanus Naldo Mitang, R. Indra Sarjino Spahutar, Made Shinta Sekar Ayu, Muhamad Fadhreza Umar dan Paramita Indraswari Jayasubagyo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Sub Auditorat NTT II BPK-RI Perwakilan Provinsi NTT, Beben Adna Bokim selaku Wakil Penanggungjawab Tim Pemeriksa menyampaikan bahwa pemeriksaan kinerja tersebut akan dilaksanakan secara current year (tahun berjalan) untuk mengambil atau mendapatkan potret kegiatan penanganan wabah Covid-19 ditahun 2020 ini.

Ia menjelaskan bahwa terkait dengan pemeriksaan kinerja tersebut akan dititikberatkan pada penanganan Covid-19 seperti kesediaan sarana prasarana di level puskesmas hingga rumah sakit. Sementara itu, tim lain akan menguji kegiatan-kegiatan penanganan dampak sosial ekonomi oleh Pemerintah Daerah, yang mana di Kota Kupang ini difokuskan pada social safety net bagi masyarakat terdampak Pandemi Covid-19.

Pertemuan bersama Wali Kota Kupang hari ini merupakan pendahuluan yang akan berlangsung selama 20 hari kedepan dan tim akan mengambil sampel di 3 tempat yaitu Kabupaten Belu, Kota Kupang dan Sikka, “ketiga tempat yang akan diambil sebagai sampel ini dinilai sudah baik sehingga diberi opini WTP, itu artinya secara akuntansi keuangan dinilai sudah baik, namun kami perlu melihat bagaimana pelaksanaan operasional penanganan Covid-19. Semoga dari antara 3 daerah sebagai sampel, Kota Kupang dapat tampil sebagai potret ideal dalam penanganan Covid-19 di NTT,” tukasnya.

Wali Kota Kupang dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada tim pemeriksa BPK RI Perwakilan Provinsi NTT, “terima kasih saya sampaikan kepada teman-teman semua atas kunjungannya, yang saya pahami sebagai sebuah rencana membantu Pemerintah Kota Kupang agar kami lebih transparan dalam pengelolaan keuangan serta lebih baik lagi dikemudian hari, ”lebih baik kami dibantu sekarang sehingga bisa memperbaiki diri jika ada kekeliruan langsung dilakukan pembinaan dan berbenah,” ucap Jeriko.

Sebelum menutup pernyataannya Wali Kota Kupang menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kupang sangat terbuka menerima untuk bekerja sama dengan tim pemeriksa dalam pemeriksaan yang akan datang, sehingga bisa langsung melakukan perbaikan. Oleh karena itu, Wali Kota langsung meminta Dinas Kesehatan dan RS S K Lerik Kota Kupang dapat bekerja sama dengan Tim BPK-RI Perwakilan Proivinsi NTT dan menyediakan data-data yang diminta, “saya minta dinas kesehatan dan RS S K Lerik serius dan koorperatif serta menyiapkan data yang diminta tim pemeriksa pemeriksa, sehingga pemeriksaan dapat berlangsung lancar demi kepentingan peningkatan kinerja kita kedepan,” tegas Wali Kota. *PKP/nt_jms*

Leave a Reply

Your email address will not be published.