28 June 2022

Sebagai bentuk dukungan pada Gerakan Kupang Hijau (GKH), Wali Kota Kupang akan bersepeda (gowes) dan tanam pohon bersama sejumlah mitra di Kota Kupang. Kegiatan ini rencananya akan digelar pada Sabtu (11/7) besok pagi. Demikian keterangan yang disampaikan Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM, MH dalam jumpa pers bersama awak media di Kantor Wali Kota Kupang, Jumat (10/7).

Kegiatan akan diawali dengan gowes bersama dari halaman depan Kantor Bank Indonesia, Jl. El Tari. Peserta akan menempuh jarak sekitar enam kilo meter menuju lokasi penanaman pohon di seputar jembatan Petuk 2 Kelurahan Naimata. Kemudian dilanjutkan dengan acara penanaman pohon bersama dan penyerahan plakat serta piagam penghargaan bagi para mitra sponsor GKH.

Wali Kota menambahkan kegiatan ini dibuat sebagai wujud laporan kepada masyarakat tentang apa yang sudah dan akan dibuat oleh tim GKH. Dia memastikan tim yang hanya terdiri atas delapan orang anggota ini bekerja tanpa menggunakan dukungan dana dari APBD Kota Kupang. “Mereka berupaya membangun kota ini jadi lebih baik dengan menggali potensi yang ada. Kalau kita hanya bergantung pada anggaran pemerintah maka pembangunan kota ini tidak bisa maksimal,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada tim GKH yang telah bekerja keras mewujudkan program ini. Terima kasih juga disampaikan kepada para mitra sponsor yang telah bersedia mendukung program ini dengan cara membeli paket pohon yang ditawarkan oleh tim GKH. Harapannya ke depan akan makin banyak pihak yang berkenan berpartisipasi mendukung program ini, sehingga lima-enam tahun mendatang Kota Kupang bisa lebih hijau.

Untuk mendukung pemeliharaan pohon yang sudah ditanam tersebut Pemkot Kupang juga telah menambah armada tiga mobil penyiram pohon dan taman, dari semula hanya satu unit mobil. Bahkan menurut Wali Kota dalam waktu dekat, Pemkot Kupang akan membentuk UPTD taman yang khusus bertanggung jawab merawat pohon-pohon dan taman di Kota Kupang.

Ketua tim GKH, Alex Riwu Kaho pada kesempatan yang sama menambahkan meski seluruh kegiatan GKH tidak didanai oleh APBD, banyak pihak telah menyatakan kesediaan untuk memberikan dukungan. Saat  ini tercatat kurang lebih 62 mitra baik lembaga, intansi mapun perorangan yang telah membeli paket pohon yang mereka tawarkan. 62 mitra tersebut di antaranya seperti lembaga jasa keuangan, DPD REI, toko, hotel, lembaga keagamaan dan lembaga swasta lainnya. Adapun pohon yang disediakan dalam paket tersebut antara lain pohon sepe, trambesi dan ketapang kencana. Tercatat total penjualan paket pohon hingga saat ini berjumlah Rp 352 juta, yang akan mereka laporkan secara transparan kepada publik.

Alex menambahkan sejak dibentuk beberapa waktu lalu tim GKH telah melakukan sejumlah langkah yang selaras dengan program prioritas Pemkot Kupang. Menurutnya ada tiga program yang menjadi fokus mereka sesuai arahan Wali Kota pada awal tim ini dibentuk, yakni menjadikan Kota Kupang bebas dari sampah plastik, membuat jebakan air dan menanam pohon. Sebelumnya beberapa waktu lalu mereka telah menggelar kegiatan penanganan sampah plastik di Kecamatan Alak dan membuat jebakan air bekerja sama dengan Universitas Kristen Artha Wacana  (UKAW) Kupang. Gowes dan penanaman pohon besok adalah kegiatan ketiga yang mereka gelar.

Alex yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. Direktur Utama Bank NTT menyampaikan acara penanaman pohon ini akan dipadukan dengan peringatan HUT Bank Indonesia ke-67 dan HUT Bank NTT ke-58. Dipastikannya, kegiatan semacam ini akan terus berlanjut dengan melibatkan lebih banyak lagi komponen masyarakat seperti pemuda, karang taruna juga para awak media.

Turut mendampingi Wali Kota dalam jumpa pers tersebut Penjabat Sekda Kota Kupang, Ir. Elvianus  Wairata, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Kupang, Drs. Yos Rera Beka, Plt. Asisten Adiministrasi Umum Sekda Kota Kupang, Thomas Didimus Dagang, S.Sos, M.Si, para Camat dan Lurah Naimata serta Lurah Kolhua. *PKP/nt_ans*

Leave a Reply

Your email address will not be published.