28 June 2022

Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, MM,MH turun langsung meninjau pembangunan ruang isolasi di RSUD SK Lerik Kota Kupang, Sabtu (4/4). Kepada awak media usai melakukan peninjauan, Walikota menyampaikan hendak memastikan kesiapan Pemkot Kupang dalam menghadapi pandemik Covid 19 atau Novel Coronavirus. Walikota Kupang berjanji sebagai salah satu rumah sakit rujukan di NTT, RSUD SK Lerik akan menyediakan 10 ruang isolasi dengan 20 tempat tidur yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan dan diharapkan bisa selesai dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

Kepada masyarakat Kota Kupang, Walikota juga mengimbau untuk mendukung pemerintah melawan penyebaran virus ini dengan cara menjaga kesehatan diri dan menjaga jarak dengan sesama atau physical distancing serta mengurangi aktivitas atau pertemuan-pertemuan yang tidak perlu. Warga juga diminta untuk mengikuti imbauan para pemimpin agama agar untuk sementara waktu ini melakukan ibadah di rumah masing-masing, “Ini semua demi kebaikan bersama. Karena kita semua berpeluang tertular dan menularkan virus bagi orang lain,” tegasnya.

Walikota Kupang juga mengatakan, meskipun hingga saat ini di Kota Kupang bahkan di Provinsi NTT pada umumnya tidak tercatat adanya kasus positif Covid-19, namun warga dan pemerintah harus tetap waspada dan mempersiapkan segala sesuatu termasuk diantaranya kesiapan Rumah Sakit dalam menyediakan ruang rawat inap atau ruang bertekanan negatif untuk isolasi pasien positif Covid-19.

Walikota Kupang juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter, perawat dan petugas medis serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah bekerja sama dan berjibaku dalam menghadapi penyebaran virus Corona di Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama Walikota juga menyampaikan bahwa terhadap dampak dari pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Kupang akan menyiapkan anggaran sebesar 45 miliar terutama untuk penanganan medis dan jaringan pengaman sosial guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat, salah satunya dengan membagikan voucher sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Direktur RSUD SK Lerik, dr. Marsiana Y. Halek yang Walikota Kupang dalam peninjauan tersebut memastikan akan menyelesaikan pengerjaan ruang isolasi tersebut secepatnya. Sementara mengenai persediaan alat perlindungan diri (APD) saat ini menurutnya masih cukup, selain stok rumah sakit mereka juga mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Kota Kupang serta sumbangan dari para donatur. Turut hadir dalam peninjauan ruang isolasi tersebut Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD SK Lerik, dr. M. Ihsan. *PKP/nt_ans*

Leave a Reply

Your email address will not be published.