3 July 2022

Pencegahan dan kewaspadaan akan adanya virus corona (covid-19) di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur terus ditingkatkan. Salah satunya adalah melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi publik, Rabu (01/04/2020). Dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, penyemprotan menggunakan disinfektan tersebut diawali dari lokasi patung Tirosa (bundaran PU).

Wakil Wali Kota Kupang yang juga Ketua PMI Kota Kupang didampingi Pengurus lengkap PMI Kota yang terdiri dari Drs. Gosa Yohanes, Thomas A. Huwa,ST, Matheos Kuas, S.Sos, dr.Ivyane M.I.Luanlaka, Sarah D. Meler, S.Sos, Janiarty E. Rianto, A.Md, Remi S. Olla, S.Kom, Herman Mone, Alfred A.Lakabela,S.Pd.,M.Pd, Nikodemus Kale, S.Sos, Jususf E.A. Sirlalang, S.STP, Ida W.Y. Ngamal, SE, Dominggus Lende, A.MD, Juliana Manuhutu, Wasti A.Mbatu, S.Ip, Yandris T.Koa, serta personil DAMKAR Kota Kupang Dance Ngete, Reflon Ratu Ke dan Manto Kote. Bagian dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang ini, menyisir lokasi mulai dari Patung TIROSA, sepanjang jalan TDM (Tuak Daun Merah) dan lokasi jalan Oepura.

Tampak petugas yang dilengkapi alat pelindung diri dan satu Mobil Truk penyemprot milik DAMKAR Kota Kupang melakukan penyemprotan dilokasi yang dimaksud. Terlihat aktivitas disepanjang jalan TDM masih berjalan normal walau tidak seramai biasanya, namun mereka diminta kerjasamanya untuk mengosongkan tepi kiri dan kanan jalan yang menjadi objek penyemprotan.

Lokasi seputaran Patung TIROSA, sepanjang jalan TDM dan jalan sepanjang Oepura jadi sasaran penyemprotan, ini disampaikan Ketua Harian PMI Kota Kupang, Alfred A.Lakabela, S.Pd.,M.Pd, karena tempat ini selalu menjadi salah satu tempat konsentrasi aktivitas publik.

Penyemprotan pada hari ini adalah penyemprotana kali kedua, dimana sebelumnya pada minggu lalu juga dilakukan penyemprotan yang sama disejumlah tempat termasuk lokasi patung TIROSA yang dipimpin oleh Wali Kota Kupang. Sejumlah fasilitas publik lainnya seperti Mall, pasar, rumah-rumah ibadah dan juga tempat publik lainya diwilayah kota kupang juga turut disterilisasi “Sebagai bentuk pencegahan”. Ungkapnya.

Penyemprotan disinfektan ini akan dilakukan di seputar tempat-tempat dimana kemungkinan orang – orang selalu melakukan persinggahan atau melakukan aktivitas di situ. Tegas, Ketua Harian PMI Kota Kupang.

Drs. Gosa Yohanes, disela-sela kegiatan penyemprotan hari ini menyampaikan bahwa, Kegiatan sterilisasi di Kota Kupang ini akan terus dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan “hingga issue tentang penyebaran virus ini benar-benar dinyatakan hilang, dan masyarakat Kota Kupang merasa tidak cemas dengan berbagai informasi”. Ada begitu banyak konten media sosial yang dipublis akhir-akhir ini namun belum tentu dapat dipertangggung jawabkan kebenarannya, oleh sebab itu PMI Kota Kupang mengambil sikap untuk terus melakukan aktivitas pencegahan penyebaran virus ini dilingkup Kota Kupang sebagaimana instruksi Wali Kota Kupang. Ujarnya.

Ketua PMI Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menuturkan pihaknya membuat sendiri cairan disinfektan yang disemprotkan. Bahan utama yang sudah dicampurkan yaitu karbol dan air bersih dengan perbandingan I:50 liter. Sementara total cairan yang disiapkan hari ini sebanyak 6000 liter. Lanjut kata Ketua PMI Kota Kupang, cairan disinfektan merupakan senyawa kimia yang digunakan untuk proses “dekontaminasi” yang membunuh mikroorganisme dan virus bakteri yang ada dipermukaan benda mati. Oleh karena itu dalam rangka pencegahan covid-19, maka penyemprotan cairan disinfektan pada tempat-tempat seperti Transportasi, pasar, tempat ibadah, sekolah-sekolah serta rumah makan harus memperhatikan komposisi dan jenis bahan disinfektan, karena dapat mengganggu kesehatan manusia seperti kulit dan saluran pernapasan.

Kemudian ia juga menyebutkan bahwa, cairan disinfektan hanya bersifat sementara dan tidak akan melindungi seseorang dari virus jika melakukan kontak dengan orang sakit, oleh karenanya penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup yang sehat dan sementara waktu kita jauhi tempat-tempat publik jika memang tidak terlalu penting, Pungkasnya. *PKP/nt_jms_ddy*

Leave a Reply

Your email address will not be published.